Glapan Wier (Bendung Glapan)

25 Jul

Glapan Weir woke up in the year 1853 – year 1858, in the form of stone couple sill with area plunge long so that form oblique channel. Area plunge made from reef couple as thick as ± 60 cm with spesi inform against red stone and chalk and its surface covered with brick couple of klinker as thick as one enduing to be compiled to heel informed against P.C. Substratum which consist of reef with chalk spesi represent coat which get away water while brick couple represent coat which waterproof. Immediately after barricading to be operated, effect of pressure to to the, all cover coat of brick couple abrad. By then pressure phenomena of hidrostastis toward of up-lift not yet been reckoned in development of waterworks. Substratum which consist of unfavourable materials and which only the very thin in the reality safe because the coat in the form of very couple get away water. Damage of area plunge to Glapan Weir remind irrigating technician to reckon the existence of pressure to the in each development of waterworks. Damage of area plunge which is such to be improve; repaired by cleaning entire klinker brick coat and changing it with new cover coat which have the character of get away water like existing coat under him. Although very simple and its appearance very less is assuring, building which have almost 1,5 the century when this description is written by still stand up functioning and intact of goodness.

From other side damage at area plunge resulted from not yet realized of effect of pressure to the waterworks stability, when awaking up of barricading this still there are ascription that when mouth of intake building put down far from firework weir, sediment to enter into network become smallly. Hence intake doors toward right and also up at left both put down far from firework barricade and both do not provide with building arrester of mud. The ascription in the reality is not correct. Mud sediment which enter network very high so that such as those which happened at Delta irrigation network of Brantas, work of dredging of mud sediment at channels base representing work of conservancy become very big.

Similar matter such as those which happened at Glapan Weir also happened in Sedadi Weir at times; rill Attack which start to be woke up in the year 1883, where intake door is also placed far upriver from firework wier. Latterly, intake door at Glapan Weir provided with building arrester of mud, intake door at Sedadi Weir shifted by casquette to downstream at firework wier and at barricading to be gone downstream by intake door mouth attached door of flushing.

Bendung Glapan yang dibangun pada tahun 1853 – tahun 1858, berupa ambang pasangan batu dengan bidang terjunan yang panjang sehingga membentuk saluran miring. Bidang terjunan terbuat dari pasangan batu karang setebal ± 60 cm dengan spesi adukan kapur dan batu merah dan permukaannya ditutup dengan pasangan batu bata klinker setebal satu lapis disusun miring dengan adukan P.C. Lapisan bawah yang terdiri dari batu karang dengan spesi kapur merupakan lapisan yang lolos air sedangkan pasangan batu bata merupakan lapisan yang kedap air. Segera setelah bendung dioperasikan, akibat tekanan ke atas, seluruh lapisan penutup dari pasangan batu bata terkelupas. Pada waktu itu phenomena tekanan hidrostastis kearah atas (up-lift) belum diperhitungkan didalam pembangunan bangunan air. Lapisan bawah yang terdiri dari bahan yang kurang baik dan yang hanya sangat tipis tersebut ternyata selamat karena lapisan tersebut berupa pasangan yang sangat lolos air. Kerusakan bidang terjunan bendung Glapan mengingatkan para teknisi pengairan untuk memperhitungkan adanya tekanan keatas pada setiap pembangunan bangunan air. Kerusakan bidang terjunan yang dimaksud diperbaiki dengan membersihkan seluruh lapisan batu bata klingker dan menggantinya dengan lapisan penutup yang baru yang bersifat lolos air seperti lapisan yang ada dibawahnya. Walaupun sangat sederhana dan penampilannya sangat kurang meyakinkan, bangunan yang telah berumur hampir 1,5 abad tersebut pada waktu uraian ini ditulis masih berdiri utuh dan berfungsi baik.

Disamping kerusakan pada bidang terjunan yang diakibatkan oleh belum disadarinya akibat tekanan keatas terhadap stabilitas bangunan air, pada waktu dibangunnya bendung ini masih terdapat anggapan bahwa bila mulut dari bangunan pengambilan diletakkan jauh dari mercu bendung, endapan yang akan masuk kedalam jaringan menjadi kecil. Karenanya pintu-pintu pengambilan kearah kanan maupun kearah kiri keduanya diletakkan jauh dari mercu bendung dan keduanya tidak dilengkapi dengan bangunan penangkap lumpur. Anggapan tersebut ternyata tidak betul. Endapan lumpur yang masuk kejaringan sangat tinggi sehingga seperti yang terjadi pada jaringan irigasi Delta Brantas, pekerjaan pengerukan endapan lumpur pada dasar saluran-saluran yang merupakan pekerjaan pemeliharaan menjadi sangat besar.

Hal yang serupa seperti yang terjadi pada bendung Glapan juga terjadi pada bendung Sedadi pada kali Serang yang mulai dibangun pada tahun 1883, dimana pintu pengambilan juga ditempatkan jauh dihulu dari mercu bendung.

Belakangan, pintu pengambilan pada bendung Glapan dilengkapi dengan bangunan penangkap lumpur, sedang pintu pengambilan pada bendung Sedadi digeser kehilir mepet pada mercu bendung dan pada bendung dihilir mulut pintu pengambilan dipasang pintu pembilas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: